
Tuhan dulu pernah Aku menaruh simpati Kepada manusia Yang alpha jua buta
Lalu terseretlah Aku di lorong gelisah Luka hati yang berdarah Kini jadi kian parah
Semalam sudah sampai Ke penghujungnya Kisah beribu duka Kuharap sudah berlalu Tak ingin lagi ku ulangi kembali Derap dosa yg mengiris hati
Tuhan dosaku menggunung tinggi Tapi rahmat Mu melangit luas Harga selautan syukurku Hanyalah setitik nikmatMu di bumi Tuhan.. walo tobat sering kumungkir Namun pengampunanMu.. Tak pernah berhenti Bila selangkah ku datang padaMu Seribu langkah Kau datang padaku
Copy from:Abdullah Gymnastiar and friends
-waktunyaberbenahdiri- |